Jumat, 29 April 2016

Proses Pembuatan Batik mulai dari bahan kain mori putih, membatik, pewarnaan sampai pemcucian dan pengeringan



Kali ini, kita akan bercerita tentang proses pembuatan batik dari bahan dasar awal kain putih sampai pengeringan kain batik.

Sebenarnya kain baik dibuat dari kain putih yg dibatik atau diberi pola gambar dengan lilin atau malam dan dicelup dengan pewarna dan diulang berkali-kali sesuai dengan warna yang diinginkan, lalu dilanjutkan dengan proses penggelontoran lilin, dan terakhir dengan proses pencucian dan penjemuran.

Baiklah, akan kita bahas satu persatu.

KAIN
Bahan kain batik adalah kain putih biasanya yang dipakai adalah kain mori. Kain mori sebenarnya tidak asing bagi kita. Kain mori adalah kain tenun berwarna putih.
Terdapat 2 jenis kain mori, yang belum diputihkan dan yang telah melewati proses pemutihan. Yang belum melewati proses pemutihan sering kita sebut dengan kain belacu. Selain sebagai bahan batik, kain mori juga digunakan sebagai kain tahu dan kain layar.
Kain mori juga beragam tergantung kualitasnya. Semakin bagus tentu semakin halus tekstur kainnya.

MALAM ATAU LILIN BATIK
Malam ini adalah lilin yang digunakan untuk menutupi bagian batik yang tidak mengalami proses pewarnaan tertentu. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang malam dapat mengakes kaitan berikut ini.

ZAT PEWARNA
Kain batik tradisional menggunakan bahan pewarna alami, seperti warna kuning dari kunyit.

CANTING
Canting adalah alat tempat malam untuk membatik. Canting dikenal pertama kali di Jawa. Canting umumnya terbuat dari tembaga dan bambu untuk pegangannya.

WAJAN
Wajan berguna untuk memanaskan lilin batik atau malam. Sehingga proses membatik dapat berjalan terus.

KOMPOR
Kompor untuk terus memanasi wajan yang diisi dengan malam.

GAWANGAN
Gawangan untuk tempat meletakkan kain untuk dibatik.

PANCI
Panci untuk proses pengeloyoran.

BAK CELUP
Bak celup untuk proses pewarnaan


Sebelum proses membatik dimulai, kain mori akan mengalami 4 tahap.

1. Pencucian
Pencucian kain mori untuk menghilangkan kanji.

2. Pengeloyoran
Memasukkan kain mori yang sudah dicuci ke dalam minyak jarak, minyak kacang dengan air abu merang. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan hasil celupan warna yang tajam dan mengkilat pada proses pewarnaan nanti. Disamping itu kain mori menjadi lebih halus dan lemas.

3. Pengkanjian
Setelah diloyor, kain mori dikanji dengan kadar kanji tertentu lalu dijemur.

4. Pengemplongan
Pengemplongan yaitu memukul-mukul secara teratur kain yang sudah dikanji dengan pemukul dari kayu agar benang mori menjadi kendor, licin dan lemas. Sehingga malam atau lilin batik dapat melekat pada kain dengan sempurna.


NYOREK
Tahapan selanjutnya untuk batik tulis adalah nyorek, memindahkan coretan dari kertas pola ke kain menggunakan pensil untuk selanjutkan dilakukan proses membatik. Proses nyorek ini tidak dilakukan pada batik cap.

MEMBATIK
Proses membuat pola batik pada kain dengan menorehkan lilin batik atau malam menggunakan canting atu cap.

NEMBOK
Proses menutupi bagian kain yang tidak akan diwarnai  warna tertentu dengan malam.


MEDEL
Pencelupan pertama pada zat pewarna. Ini diulang berkali-kali sampai didapat kepekatan warna yang diiinginkan.

NGEROK
Menghilangkan lilin pada bagian yang akan diwarnai dengan warna berbeda lebih lanjut. Biasanya dengan lempengan logam tipis.

NGGIRAH
Setelah dikerok, kemudian kain batik akan dicuci.

MBIRONI
Lalu setelah kering, bagian2 tertentu yang tidak akan diwarnai dengan warna kedua akan ditutupi dengan lilin.

PENCELUPAN KE DUA
Pencelupan ke dua dengan warna yang berbeda. Pencelupan ini pun dilakukan berkali-kali sehingga memakan waktu yang cukup lama karena setiap pencelupan, kain harus kering terlebih dahulu.

PENJEMURAN
Setelah selesai pencelupan, kain akan dijemur ditempat yang teduh dan tidak boleh dibawah matahari langsung.

NGELOROT
Tahap terakhir adalah menghilangkan lilin yang menempel pada kain dengan cara memasukkan ke dalam air mendidih sampai lilin yang menempel hilang.

PEMBILASAN
Setelah proses ngelorot selesai, Kain dibilas langsung dan dikeringkan dengan dijemur di tempat teduh atau diangin-anginkan dan tidak boleh terkena sinar matahari langsung.

Nah, selesai sudah proses pembuatan kain batik, mulai dari bahan kain mori putih sampai menjadi kain batik yang siap untuk dijadikan baju batik.





1 komentar:

  1. Salam kenal kak, terimakasih untuk informasinya. Kakak sedang mencari bahan dan peralatan pembuatan batik yang berkualitas dan harga yang murah? Kunjungi langsung aja toko kain online kami dan dapatkan juga penawaran menarik lainnya.. Regards : fitinline..

    BalasHapus

Find in this box

Labels